Haloo guys ketemu lagi sama saya Dionisius Alfaputra dalam Mini Series CB Interpersonal Development. Ngga terasa yah ni guys kalo Mini Series ini udah nyampe ke seri 3 aja :D. Nah di seri ke 3 ini kegiatan saya di Rumah Tawon banyak diisi dengan games-games yang berkaitan dengan sampah organik dan non organik. Kegiatan hari ke-3 ini dilakukan pada tanggal 28 Mei 2015.
Oke langsung saya mulai aja ya guys ceritanya, sesampainya disana ternyata tidak seperti biasanya karena hanya ada beberapa anak Tawon yang sudah berkumpul di salah satu saung yang terdapat di Rumah Tawon. Akan tetapi setelah kedatangan kami beberapa anak Tawon yang sudah berkumpul langsung berinisiatif memanggil teman-teman nya yang rumahnya lokasinya berdekatan dengan Rumah Tawon ini. Mungkin mereka sudah interest kali yak dengan kedatangan kami hahaha 😀
Nah setelah semua anak sudah berkumpul kami menyuruh anak-anak tersebut untuk duduk dan membuat barisan, disini kami menjelaskan mengenai game apa yang akan dilakukan serta peraturan-peraturannya. Di game yang pertama ini jadi setiap grub diwajibkan untuk mengumpulkan sampah di sekitar saung Tawon dan memasukkannya ke kantong plastik hitam. Nah setelah sampah terkumpul semua, perwakilan 2 orang dari setiap kelompok harus memisahkan sampah organik dan yang non organic.
Nah disni saya dan temen saya Sandy Matthew menjadi pengawas dan juri untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang dalam game tersebut. Disnilah hal yang mengejutkan terjadi, ternyata dari perwakilan masing-masing kelompok semunya bisa memisahkan sampah organic dan non organic tanpa kesalahan sedikitpun :D. Setelah game selesai dan pemenang ditentukan, saya menjelaskan mengenai apa itu sampah organic dan non organic, serta manfaat dari masing-masing jenis sampah tersebut.
Setelah game pertama selesai dilanjutkan dulu dengan sholat bersama anak-anak Tawon.
Sholat telah selesai, sekarang saatnya lanjut ke game ke-2. sebenernya di game ke-2 ini sih ngga ada hubungannya sama sekali sama sampah. Jadi disini setiap kelompok di adu untuk membuat barisan dimana barisan yang paling panjang yang akan jadi pemenang game.
Di game ke-2 ini setiap kelompok diberi waktu selama 10 detik untuk mencari benda yang dapat digunakan untuk membuat barisan yang panjang.
Dan gamepun dimulai, disini anak-anak sangat bersemangat sekali untuk dapat memenangkan lomba, kira-kira seperti inilah gambarannya:
Di game tersebut saya sampe mengorbankan alma mater saya untuk dipinjam sama kelompok yang saya pegang supaya mereka bisa menjadi juara dalam game kali ini. Yah walaupun diakhir game ternyata bukan kelompok saya yang menjadi juara, akan tetapi lumayan lah kelompok saya berhasil mendapatkan juara 2 dari 4 team yang ada 😀
Kelompok yang berada di posisi terakhir di game ini mendapatkan hukuman, yakni harus melakukan chicken dance :D. Harusnya yang dihukum adalah kelompok yang dipegang sama temen saya Indra Suryawijaya, akan tetapi karena ada kesalahan teknis yang dihukum malahan kelompok yang juara 3 hahaha.
Setelah hukuman selesai dilakukan selanjutnya kami melakukan pembagian snack kepada anak-anak di Rumah Tawon. Karena kebetulan pada saat kami datang bertepatan dengan hari Kamis, ternyata ada beberapa anak di Rumah Tawon yang menjalankan puasa (puasa senin kamis). Mengetahui hal tersebut sungguh kagumlah saya, sebab teman-teman di kelompok saya aja pada hari itu ngga ada yang berpuasa hehehe, sedangkan mereka yang masih kecil mempunyai kesadaran yang cukup tinggi akan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan.
Setelah anak-anak selesai menikmati snack mereka, kamipun bermaksud berpamitan dengan mereka. Ya tentu saja kegiatan yang dimulai dengan doa harus diakhiri dengan berdoa pula. Kamipun menyuruh salah satu anak Tawon untuk memimpin doa.
Oke sekian dulu ya guys untuk tulisan saya kali ini, kalo penasaran gimana kelanjutan ceritanya stay tuned terus ya 😀
Nama : Dionisius Alfaputra
NIM : 1701345670
Kelas : LM21
One thought on “CB Interpersonal Development day 3”